Ia tahu,
kerap kali kusembunyikan secarik puisi palsu
tentang kenangan
tentang kebahagiaan
yang kukarang indah dengan analogi-analogi basi
sebab aku suka mengarang
dan membuat hal-hal buruk
menjadi nampak tak begitu buruk
Namun Bulan tidak percaya
ia tahu dan terlampau tahu tentang kesedihanku
aku murung
aku menangis
dan Bulan tertawa.
Sindy Asta
September 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar